Ada Tangan “Genius” di Balik Penulis-Penulis Besar

Beberapa hari nggak nge-post rasanya ada yang kurang. Oke, setelah review sebelumnya  tentang film-film yang merely fiksi. Sekarang saya ingin mengulas tentang film bergenre drama biografi.

‘Genius’ adalah sebuah judul dari film yang pertama kali rilis pada 16 Februari 2016, di Berlin, Jerman. Sementara di Amerika Serikat, film ini baru dirilis Juni kemarin, tepatnya pada tanggal 10.

Disutradarai Michael Grandage, Genius diadaptasi dari buku biografi berjudul Max Perkins: Editor of Genius karya A. Scott Berg, dengan penulis skenario  John Logan, penulis skenario yang sama untuk film box office Skyfall, Hugo, dll.

Saat menonton film ini, selama 104 menit penonton akan dibawa terhanyut dalam drama hidup penulis-penulis besar seperti  F. Scott Fitzgerald, The Great Gatsby adalah salah satu karyanya. Dan, Thomas Wolfe, penulis buku Look Homeward, Angel, yang memulai karirnya sebagai penulis.

Dari semua kisah dan drama yang ditampilkan tersebut, ada seorang editor, Maxwell Perkins, yang menjadi pusat cerita di film ini. Max, bukan hanya sekadar editor, dari tangan dingin seorang Max, lahir penulis-penulis besar, seperti yang sudah disebutkan tadi, termasuk Ernest Hemingway.

Selain kisah seorang Maxwell ‘menangani’ para penulis-penulis besar ini, dia juga dihadapkan dengan kisah pertemanannya dengan Thomas Wolfe, penulis baru yang karya-karya sedang mulai dikenal.

Untuk saya, film ini bagus, drama-drama yang dihadirkan tidak klise. Serta, alur ceritanya pun tidak muluk-muluk, sederhana dan mudah dimengerti.

Bagi penggemar novel-novel klasik, nama-nama tadi pasti sudah tidak asing lagi, dan mereka yang suka menulis, film ini sangat layak untuk ditonton. Karena, dalam film ini, kita juga dapat melihat bagaimana proses editing sebuah buku sebelum dilempar ke pasaran. Bagaimana kata demi kata yang dikarang penulis harus direvisi, diganti atau bahkan dihapus.

“That’s what we editors lose sleep over, you know. Are you really making books better or just making them different?”  – Max Perkins.

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer