little fires everywhere by celeste ng analysis

Baru selesai baca Little Fires Everywhere, dan WOW saya speechless. Ide ceritanya nggak biasa dan kompleks, serta pesan dari ceritanya ngena banget.

Cinta, pertemanan, persaudaran dengan didominasi tema tentang keluarga, Little Fires Everywhere sangat luar biasa. Ini buku yang bisa menyentuh dengan cara yang unik, dan saya pastikan buku ini punya tempat di hati saya. Dari awal hingga akhir ceritanya, saya nggak ngerasa bosan sama sekali. Justru buku karya Celeste Ng ini sukses bikin saya ketagihan dan merasa benar-benar hanyut dalam pikiran para tokohnya.

Izzy adalah tokoh favorit saya. Bungsu dari empat bersaudara ini punya karakter yang kuat dan unik. Dia yang sehari-hari terlihat kuat, gigih, ekspresif dan nggak peduli kanan-kiri ternyata justru sangat rapuh, punya rasa penasaran yang tinggi, penyayang juga cerdas.

Alurnya yang maju mundur nggak bikin Little Fires Everywhere susah buat dipahami. Sebaliknya, ini bikin kisahnya makin seru, makin kompleks, makin bikin penasaran. Dan, gaya penulisan Celeste Ng yang lentur dan mengalir jadi bikin buku setebal 338 halaman nggak kerasa saat dibaca. Tiba-tiba, udah di halaman akhir aja.

Saat membaca Little Fires Everywhere, saya juga seperti sedang didongengin loh. Ya, karena gaya penulisan sang penulisnya tadi, nggak banyak basa basi tapi tetap dengan susunan kata apik. Ngantuk saya jadi hilang, lapar saya jadi nggak kerasa. Yep, ceritanya seasik itu.

Sebelum membaca buku ini, saya juga tidak punya clue apa-apa tentang ceritanya akan bagaimana. Yang saya tahu, sejak peluncurannya tahun 2017 lalu buku ini sudah menjadi favorit banyak orang. Di Goodreads sendiri misalnya, buku ini mendapatkan rating 4,1.

Buat saya, buku ini layak mendapatkan bintang 5/5. Saya suka banget dan saya akan merekomendasikan buku ini kepada siapa saja. Sangat sangat layak untuk dibaca.

Little Fires Everywhere Sinopsis

Mrs. Richardson bersama keluarganya tinggal di Shaker Heights. Hidup mapan, tertata dan sempurna. Dengan empat anak dan suami yang menyayanginya, ia bahagia. Kehidupannya berubah, saat ia kadatangan Mia dan anak perempuannya Pearl. Mia yang seorang seniman, hidup dengan cara yang bertolak belakang dengan Mrs. Richardson. Konflik bermunculan yang melibatkan kedua keluarga tersebut, hingga akhirnya Mrs. Richardson mengetahui masa lalu Mia yang selama ini ditutupi.

Favorite quote:

Sometimes you need to scorch everything to the ground and start over. After the burning the soil is richer, and new things can grow. People are like that, too. They start over. They find a way.

Want to read more like this? Go check out [Book Review] Waiting, Ha Jin.

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.