Moana; Petualangan Gadis Pemberani untuk Menemukan Jati Diri

Sekitar Minggu lalu, karena kerjaan sedang tidak begitu menumpuk, akhirnya memutuskan untuk marathon nonton film. Niatnya semalam langsung nonton dua film, tapi tetap saja akhirnya hanya semalam satu film. Karena pulang kerja sekitar pukul 7, mandi + dandan sekitar 1 jam, nonton ngambil yang jam 9 lewat. Dan dilanjutkan malam berikutnya untuk menonton film yang lain.

Kali ini saya memutuskan untuk menonton film animasi 3D garapan Walt Disney Animation Studios. Sangat tertarik, awalnya karena sempat lihat trailer-nya, yang menurut saya sangat apik dengan visual effect yang sangat detail dan almost real. Itulah hebatnya film-film animasi Disney, mampu menghidupkan karakter-karakter yang sebelumnya hanya ada dalam imajinasi kita.
Moana adalah nama seorang remaja yang penuh dengan semangat dan selalu tertarik dengan lautan. Namun, ayah Moana sangat menentang anak gadisnya tersebut untuk ‘menyentuh’ lautan. Terutama karena trauma yang dialami ayah Moana yang masih berkaitan dengan laut.
Terlepas dari larangan sang ayah karena traumanya, ada pula mitos yang menyelimuti lautan terbuka. Namun, takdir membawa Moana untuk menjalankan sebuah misi mulia sekaligus sebagai perjalanan menemukan jati dirinya. Dalam perjalanan tersebut, Moana bertemu Maui, si manusia setengah Dewa. Banyak tantangan dan hal-hal lainnya yang ditemui Moana dalam perjalanannya. Yang akhirnya menyadarkan dia siapa jati dirinya yang sebenarnya.

Dari segi cerita, film yang disutradarai John Musker dan Ron Clements ini, sebenarnya sangat sederhana. Kalau menurut bahasa saya, “sangat anak-anak”. Sangat pas jika ditonton bersama keluarga. Karena itu, saya lebih menikmati animasinya dibanding alur ceritanya.  
Aktor pendatang baru, Auli’i Cravalho, menjadi pengisi suara Moana. Sementara karakter utama lainnya, Maui, diisi oleh Dwayne Johnson.

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer