My Absolution

Aku bukan orang yang sempurna, memang tak ada yang sempurna di dunia ini. Semua hanya semu belaka..
Hanya aku tak pernah percaya bahwa aku, saat itu tiba aku akan menjadi absrak seperti semula..
Menjauh..bahkan menghilang..
Bahkan hidup..aku tak akan pernah lagi bisa merasakannya
Ruh ku akan melayang meninggalkan bayang-bayang kenyataan..
Yang fana..karna yang ku miliki..segalanya hanya…
Sebuah kepercayaan untuk memiliki..
Ragaku pun akan lenyap perlahan..dan pasti..aku akan menjadi bayangan,
Bayangan keadaan..didalam kekosongan kerinduan untukku..
Kerinduan yang mungkin aku sendiri, takkan pernah lagi dapat rasakan sakitnya..atau pun indahnya berada di dalam kerinduan seseorang..
Air mata hanya akan menjadi pengantar..untukku menikmati dinginnya dinding-dinding keabadian..
Terkurung..menunggu berakhirnya kefanaan..
Kegelapan..dan cahaya, akan aku nikmati salah satunya..
Aku… aku pun tak mampu memilih..
Bahkan bila aku mati dalam kegelapan
dalam keabadian…
Kemutlakan yang aku rasakan
Yang kokoh..tak ada yang mampu meruntuhkannya
Memandang siapa diriku..bagai berdiri di tengah rumput-rumput liar yang gersang..menanti pengharapan
Atau aku…dongeng –dongeng kuno dalam buku-buku tua yang usang
Seorang gadis kecil pun tak kan sudi mendengarnya..
Dan aku…tak berguna
Hanya manusia yang diperbudak zaman
Keegoisan..
Obsesi..
Rasio..
hasrat..
dan hati yang terkadang dapat salah..
perasaan yang terlalu lembut..
atau amarah..yang begitu merajai diri
kefanaan..takkan meninggalkan sisa..bahkan jika hanya berharap tuk menemukan abunya..

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer