pengalaman belanja di book depository

Setelah sebelumnya aku coba beli buku di Betterworldbooks, kali ini aku beli di Book Depository. Karena, pas banget buku yang aku pengen harganya lagi didiskon dan pas banget juga ada tambahan potongan sebesar 10 persen. Lumayan, kan? So, here is my Book Depository experience.

Proses Order Simple

Pertama, karena ini orderku yang perdana jadi aku terlebih dahulu bikin Book Depository account. Bagian ini gampang sih, pasti kalian juga bisa. Setelah akun jadi, lalu login lah dan mulai cari-cari buku yang dipengen. Waktu itu aku pesan dua buku karya Charles Bukowski yang berjudul Post Office dan Tales of Ordinary Madness. Jangan lupa, ‘Add to Basket’ ya. Lalu, klik ‘Basket/Checkout’ jika semua buku yang kamu pengen udah masuk di keranjang.

Selanjutnya, kamu akan diarahkan ke halaman ‘Payment details’ di mana kamu perlu memasukkan alamat pengiriman dan alamat billing kamu. Atau, kamu bisa klik ‘same as delivery address’ jika alamat pengiriman dan billing sama. Lalu, klik Continue to payment. Aku waktu itu menggunakan Kartu Kredit VISA. Jika kamu juga sama, tinggal masukkan nomor kartu, tanggal valid, nama pada kartu dan CVV-nya. Selain kartu kredit VISA, kamu juga bisa menggunakan VISA debit, MasterCard, PayPal, American Express, Maestro dan DELTA (yang ini saya nggak yakin ada yang pakai di Indonesia). Kemudian, klik ‘Buy now’ dan orderan kamu sudah selesai.

Setelah proses ini, kamu akan menerima Book Depository email yang berisi konfirmasi pesanan kamu. Satu hingga dua hari kemudian (maksimal) kamu juga akan menerima email kembali yakni pemberitahuan bahwa buku kamu sudah dikirimkan. Oh ya, dua atau lebih buku dalam satu order bisa saja dikirimkan sebagai paket yang berbeda. Jadi, nanti paketnya satu-satu. Agak repot sih memang kalau seperti ini. Tapi tenang, paketmu pasti nyampe*. Satu hal yang harus diingat, pastikan kamu mencantumkan alamat pengiriman dengan benar ya.

Harap Sabar Menunggu yaa

Setelah email pemberitahuan pesanan dikirim, kita tidak akan lagi menerima email pemberitahuan lanjutan. Kita juga tidak akan menerima nomor resi pengiriman. Bahkan, kita pun tidak bisa melacak sudah di mana kiranya buku-buku kita. Jadi, dalam tahap ini, dimohon bersabar ya gaess.

Saat sampai di Indonesia, buku-buku pesanan dari Book Depository akan dikirimkan oleh Pos Indonesia. Kurir dari Pos juga tidak akan menghubungi kita, karena nomor handphone kita pun tidak tercantum di alamat pengiriman (di kolom pengisian alamat, tidak ada kolom untuk mengisi nomor handphone).

Nah, Ini Pengalamanku Belanja di Book Depository

Buku yang dipesan di Book Depository
Buku yang dipesan di Book Depository

Gara-gara kenalan sama Charles Bukowski melalui Women, akhirnya aku jadi gandrung sekali dengan karya-karyanya doi. Sayangnya, di Indonesia susah sekali mencari buku-bukunya Buk. Kalau pun ada, harganya bisa mahal. Jadi, kuputuskan untuk membeli Post Office dan Tales of The Ordinary Madness di Book Depository.

Aku memesan kedua buku tersebut pada tanggal 10 September 2019. Harganya? Untuk Post Office seharga Rp 63.160, dan Tales of The Ordinary Madness Rp 64.876. Ini harga yang sudah didiskon dan ditambah diskon 10 persen, sementara kalau tidak sedang diskon harganya Rp 100 ribuan lebih. Promo diskon 10 persen ini berlaku hanya untuk pembeli dari Indonesia dengan kode Book Depository coupon indonesia ID10. Jadi, saat checkout kita tinggal masukkan kode tersebut. Dan, total yang harus kubayar yakni Rp 128.036. Ini sudah termasuk free shipping juga lho.

Setelah mendapatkan email konfirmasi pengiriman pada tanggal 10 September 2019, aku pun mendapatkan email pemberitahuan jika salah satu pesananku, Post Office, sudah dalam perjalanan pada tanggal 12 September. Di hari berikutnya, tanggal 13 September, pesananku lainnya yakni Tales of The Ordinary Madness dikirimkan. Keduanya sama-sama dikirimkan dari UK, dengan estimasi sampai di alamat pengirimanku 7 hingga 10 hari.

Pada tanggal 27 September, sekalian ambil paket yang lain, ternyata Post Office sudah sampai. Oh ya, aku tinggal di apartemen, jadi paket-paket harus melalui lobby dahulu sebelum bisa kuterima. (Note: karena tidak ada nomor resi untuk melacak kiriman, ini kadang menyulitkan). Pesanan yang sudah tiba ini adalah pesanan yang dikirim pada tanggal 12 September, dan sudah sampai pada tanggal 25. Artinya, pas 10 hari kerja sejak pengiriman. Namun sayangnya, paket yang dikirim pada 13 September tidak tiba tepat waktu. Tapi nggak masalah, ternyata Tales of The Ordinary Madness baru sampai pada 30 September. Nggak lama-lama amat kan telatnya?

Bookmark dari Book Depository
Bookmark dari Book Depository

Di dalam masing-masing paket, aku menemukan sebuah Book Depository invoice dan sebuah bookmark yang lucu. Sementara itu, buku-buku yang kupesan ini tidak bersegel namun kondisinya terlihat masih baru (baunya juga bau buku baru, hihi).

Book Depository Invoice
Book Depository Invoice

Secara keseluruhan, belanja buku di Book Depository memuaskan. Pengiriman tergolong cepat, kurang lebih 10 hari saja jika dari UK. Namun akan cukup lama jika dari Australia, yakni lebih dari 20 hari.

Semoga pengalaman belanjamu di Book Depository juga menyenangkan 🙂

Tertarik membaca review serupa? Klik Review Betterworldbooks.

1 thought on “Pengalaman Beli Buku di Book Depository”

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.