Pengalaman Kedua Berburu di Big Bad Wolf

Big Bad Wolf – Namanya Big Bad Wolf Jakarta 2018, tapi kenyataanya perhelatan akbar bazar buku impor (eh ada buku Bahasa juga sih) ini digelar di Indonesia Convention Center (ICE) BSD, Tangerang, Banten. Tahun ini, tahun kedua saya datang ke BBW Jakarta ini. Dari domisili saya, lokasi BBW ini memang masih sama jauhnya dari BBW pertama (saya). Ya, masih di ICE BSD ini. Jadi, mental, energi, dan fulus pun harus dipersiapkan benar-benar.

DOs

Ada beberapa tips buat kamu yang memang harus ‘berjuang’ mencapai lokasi si sarang serigala. Pertama, buat daftar buku yang ingin kamu beli. Dari daftar ini, kamu juga sebaiknya mengklasifikasi lagi si genre dari buku-buku yang kamu incar. Kenapa? Karena berdasarkan pengalaman, tidak semua buku yang ada di wishlist tersedia di BBW. Jadi, alangkah baiknya jika punya list cadangan atau buku lain yang masih satu genre dengan buku yang kita inginkan.

Kedua, buat kamu yang datang dari luar kota atau minimal Jakarta dan menggunakan transportasi umum usahakan tiba di lokasi sebelum pukul 11.00 WIB. Kenapa? Dengan datang sebelum pukul 11.00, kamu masih punya banyak waktu berburu. Jadi, saat sekitar jam 15.00 WIB kamu sudah menyelesaikan perburuan, bisa beristirahat dan bersiap untuk pulang sebelum gelap.

Ketiga, usahakan sarapan terlebih dahulu sebelum berburu. Selain butuh energi ekstra, saya yakin kamu akan malas buat sekadar beristirahat sebentar untuk mengisi perut saat buku buruan belum di tangan. Jadi, akan lebih baik isi bahan bakar terlebih dahulu sebelum bertarung. Biar pertarungan maksimal, hasil yang didapat pun optimal. Hehe

Keempat, cari tahu denah lokasi BBW. Biar perburuan tepat sasaran, ada baiknya kamu mengetahui letak masing-masing kategori buku. Untuk tahun 2018 ini, layout area-nya seperti ini ya:

Layout Big Bad Wolf Jakarta 2018 (Source: Instagram BBW)

Kelima, ketahui rute menuju lokasi BBW dan tentukan transportasi apa yang akan kamu gunakan. Kamu harus menyiapkan jam berapa dan akan dengan apa kamu menuju ke sana. Jangan lupa, perkirakan juga waktu selesai dan transportasi apa juga yang akan kamu gunakan untuk pulang. Atau, misal kamu dari luar kota dan ingin menginap, cari jauh-jauh hari hotel yang akan menjadi tempatmu bermalam. Sebagai informasi, untuk di kawasan BSD City sendiri cukup sulit menemukan transportasi umum. Tidak ada angkot atau bus yang langsung menuju ICE BSD. Paling pol, kamu bisa menggunakan kendaraan umum hanya sampai di Giant BSD.

Buat yang sedang bingung cara menuju lokasi BBW Jakarta 2018, rute yang saya ambil kemarin mungkin bisa sedikit menjadi referensi. Jadi, dari Jakarta saya berangkat pukul 11.00-an, ke Halte Transjakarta Manggarai menuju Halte Matraman 2, transit dan melanjutkan perjalanan dengan ambil jurusan TU GAS – Grogol, sampai di Grogol jalan sekitar 2 menit menuju Halte Grogol 2 untuk naik jurusan Grogol – BSD Serpong. Di sini, menunggu bus-nya agak lama bisa sampai 45 menitan dan penumpang bisa penuh banget.  Perjalanan bisa sekitar satu jam menuju BSD Serpong, tujuan akhir Giant BSD. Total lama perjalanan Jakarta – Giant BSD kurang lebih dua setengah jam termasuk menunggu si bus datang tadi. Untuk biaya, sangat terjangkau yaitu Rp 3.500,- saja. Tapi, syaratnya kamu harus sanggup berdiri selama itu di bus.

Kemudian, setelah tiba di Giant BSD kamu punya beberapa opsi untuk sampai di tujuan akhir, ICE BSD. Kamu bisa menumpang Shuttle Bus gratis, bisa naik dari halte seberang Giant. Tapi, ada tapinya, shuttle bus ini lama sekali menunggunya dan tidak tentu kapan datangnya. Biar lebih pasti, kamu bisa pesan taksi online. Saya sendiri memilih opsi kedua, naik taksi online dengan tarif Rp 12.000 + 5000 parkir dan bisa sampai langsung di depan Hall 10 ICE BSD. Dan saat siang, di kawasan tersebut bisa sangat panas sekali dan dijamin kamu nggak akan kuat menunggu Shuttle Bus di halte. Well, the decision is yours. Untuk pas pulangnya, saat memilih menggunakan KRL, pertama menuju Stasiun Rawa Buntu dengan taksi online Rp 30.000,-, dari stasiun ini transit di Stasiun Tanah Abang, dan melanjutkan ke Stasiun Manggarai. Menghabiskan Rp 4.000,- saja.

Tips keenam, di sekitar ICE BSD – tidak seperti tahun sebelumnya – ternyata susah sinyal. Saya menggunakan provider Ind*sat, dan sama sekali tidak bisa akses internet. Ini membuat saya kesulitan memesan taksi online untuk pulang. Jadi, mungkin buat kamu yang juga memakai provider yang sama bisa mempertimbangkan untuk membawa kartu SIM cadangan untuk berjaga-jaga.

Ketujuh, menggunakan troli memang memudahkan membawa barang belanjaan. Terlebih buat kamu yang punya wishlist buku yang panjang. Tapi sayangnya, dengan troli kurang mendukung mobilitasmu karena space dari satu tumpukan buku ke tumpukan lainnya tidak terlalu lebar, dan kamu harus berdesakan dengan pengguna troli lain, customer lalu lalang, dan mereka yang menggunakan keranjang. Saran saya, lebih baik pilih keranjang karena tidak terlalu besar sehingga cukup memudahkan saat berpindah dari tumpukan ke tumpukan lain.

Kedelapan, jika lapar, kamu bisa langsung ke area Food Court BBW. Tapi, sebelumnya kamu perlu menyiapkan dana ekstra. Di sini, menu yang ditawarkan memang cukup beragam dan menggugah selera. Namun, harga-harga yang dibandrol juga cukup istimewa yakni sekitar Rp 40.000,- ke atas.

Tetapi, buat kamu yang ingin makan dengan harga yang lebih terjangkau, kamu bisa makan di area Pujasera di luar ICE BSD yang terletak di seberang jalan setelah keluar dari Hall 10. Di sana, tersedia berbagai menu mulai dari Soto Betawi, Sate hingga camilan. Untuk harganya, mulai dari Rp 20.000-an saja.

DON’Ts

Nah, kemudian yang harus diperhatikan adalah sewaktu masuk dan keluar area BBW.

Saat masuk, kamu tidak diperkenankan membawa plastik dan makanan ataupun minuman dari luar. Jika kedapatan membawa, petugas keamanan akan memeriksa isi plastik bawaan kamu.

Selanjutnya, jangan membuang struk belanjaan. Saat keluar area, petugas keamanan akan setia menunggumu dan di situ kamu akan dimintai struk sebagai bukti belanjaan kamu.

Last but not least, jangan kalap. Sesuaikan belanja dengan budget yang kamu anggarkan. Kamu mungkin bisa gelap mata, tapi pikirkan kembali saat menginginkan lebih banyak buku daripada yang kamu rencanakan. Sebelum menuju kasir, kamu bisa menghitung terlebih dahulu buku-buku yang akan kamu beli dan sesuaikan dengan limit belanja yang sudah kamu tentukan. Be wise.

NOTE

Saya datang di hari kedua BBW Jakarta 2018, dan saya sebetulnya membawa list buku yang hendak saya beli. Sayangnya, hanya dua buku yang sesuai dengan wishlist saya tersebut. Lainnya, tidak ada yang tersedia dan membuat saya terpaksa mencari buku lain yang sesuai dengan selera. Untuk buku-buku fiksi, menurut saya masih lebih banyak di BBW tahun sebelumnya. Selain itu, buku referensi ‘Language’ pun jumlahnya terbatas sekali. Padahal kategori ini yang ingin saya perbanyak. Harapan saya, semoga tahun depan di kategori ini semakin diperbanyak.

Hasil Perburuan

Oh ya, bagi yang mencari buku Bahasa, ada juga kok di BBW. Jadi nggak perlu khawatir semua bukunya impor, di sini buku Bahasa seperti Novel, Agama, dan Non- Fiksi lainnya juga cukup banyak dan dibandrol dengan harga mulai dari Rp 10.000,-.

Satu hal lagi, selain buku. Di BBW, kamu juga bisa menemukan booth-booth lain yang sama halnya menawarkan diskon, bahkan sampai 50% dan ada juga yang promo beli 1 dapat gratis 1 di antaranya The Body Shop, Optik Melawai, dll. Dan buat yang mau kirim-kirim buku, bisa menggunakan ekspedisi Tiki yang standby di lokasi, diskon juga lho.

Oke deh, sekian tips-nya. Semoga bermanfaat dan selamat berburu.

Saran untuk Penyelenggara

Saran saya, untuk penyelenggara mungkin bisa lebih menjelaskan mengenai kelebihan cara dan kelebihan penggunaan Kartu Kredit atau Debit Bank Mandiri yang katanya bisa dapat diskon hingga cashback. Karena, saya sendiri menggunakan Debit Mandiri dengan Fiesta Poin yang cukup namun tidak mendapatkan privilege apapun.

Secara keseluruhan, penyelenggaran masih sama seperti tahun sebelumnya. Masih ngantri kasir, plus tahun ini ada juga rebutan troli. Anyways, thanks for holding such an event that has never been held before. Hey, diskon buku impor 60-70% coba, kapan lagi?

2 comments On Pengalaman Kedua Berburu di Big Bad Wolf

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer