Pengalaman Menginap di Borobudur Hills Hotel Magelang

Pengalaman menginap di Borobudur Hills sebenarnya sudah agak lama, 1 bulan yang lalu tepatnya. Tapi, feel-nya masih kerasa sampai sekarang. Jadi, sambil mengenang momennya sekalian mau bikin review-nya saja.

Tanggal 15 Februari 2019, saya berkesempatan menginap di Borobudur Hills. Tadinya pengen nginep di hotel yang ada di sekitar Candi Borobudur karena paginya saya dan suami berencana untuk lihat sunrise dari candi. Sayangnya, hampir semua hotel sudah penuh. Akhirnya, pilihan jatuh ke Borobudurhills ini. Alamat Borobudur Hills yang berada di Ngadiwinatan 2, Jl. Raya Borobudur No.01/RW.04, Ngadiwinata 1, Karanganyar, Borobudur, Magelang, menjadikan jaraknya hanya sekitar 3,7 kilometer saja dari Candi Borobudur. Cukup dekat, hanya butuh kurang dari 10 menit dengan kendaraan pribadi.

Tenangnya Staycation di Borobudur Hills Villa

Borobudur Hills Resort
Pemandangan Candi Borobudur Langsung dari Kamar di Borobudur Hills Magelang

Setelah kurang lebih perjalanan 4 jam dari Kudus, akhirnya kami sampai di Borobudurhills. Awalnya sempat bingung, karena jalan menuju resort ini semakin kecil yang hanya memungkinkan lewat satu mobil saja. Sempat bertanya-tanya juga apakah rute yang kami lalui sudah benar, karena terkadang Google Maps bisa misleading jika di daerah-daerah. Beberapa saat kemudian, tampaklah plang nama resort. Dan, sempat kaget karena jalan di area resort sangat sempit dan sama sekali tidak memungkinkan untuk dilewati dua kendaraan roda empat. Apalagi, di jalan tersebut tidak disediakan pos penjagaan atau petugas keamanan atau tukang parker sekalipun. Jagi, agak khawatir kalau-kalau ada mobil lain yang hendak keluar dan harus berpapasan dengan kendaraan kami.

Oke, setelah kebingungan tersebut kami disambut dengan kebingunan lain yakni mengenai tempat parkir. Tidak adanya penanda tempat parkir atau juru parkir membuat kami bertanya-tanya di mana tempat parkirnya. Setelah beberapa menit, keluarlah mbak-mbak staff resort memberitahu kami di mana harus memarkir mobil. Di sini, tempat parkirnya juga cukup sempit dengan kondisi ada pembangunan bangunan baru di sampingnya. Hanya cukup kira-kira 5 mobil saja sepertinya.

Keluar dari mobil, kami disambut dua orang staff yang hendak membawakan barang bawaan kami. Ramah sekali kedua staff tersebut. Lalu, kami pun check in dan ditunjukan kamar yang akan kami tempati. Dari luar, bangunan resort tersebut tidak memberikan kesan menarik sama sekali. Ini pun membuat saya agak kaget. “Kok begini ya, perasaan di Traveloka bagus banget,” pikir saya dalam hati. Sesudah staff-nya pergi, kami pun masuk ke kamar dan ternyata cukup mengesankan dan nggak kebayang sebelumnya saat melihat hanya dari luarnya saja.

Kesan pertama setelah memasuki kamar adalah nyaman dan tenang. Kamar yang kami sewa memiliki satu buah kasur king size, kamar mandi yang luas dan sebuah kolam renang pribadi berukuran kurang lebih 5×4 meter. Didesain dengan jendela dan pintu dari kaca, kami bisa melihat candi Borobudur langsung dari kamar. Sejauh mata memandang, keasrian alam dan hijaunya pertanian benar-benar memanjakan mata. Udara pun sangat sejuk, sunyi jauh dari keramaian kota sehingga benar-benar membuat pikiran menjadi rileks.

Tenangnya Suasana Pagi di Borobudur Hills
Tenangnya Suasana Pagi di Borobudur Hills

Setelah tahu kamarnya senyaman itu, kami pun membatalkan rencana untuk melihat sunrise dari Borobudur, dan memutuskan untuk staycation saja di Borobudurhills. Terlebih ada kolam renang, bawaannya pengen nyemplung terus.

Note: Dengan suasana sunyi dan tidak terdengar orang lain di resort tersebut, suami saya sempat tidak bisa tidur di malam hari karena khawatir ada hewan buas atau orang tidak bertanggung jawab masuk kamar kami.

Borobudur Hills Hotel Sajikan Menu Sarapan Juara

Sarapan di Borobudur Hills
Sarapan di Borobudur Hills

Tepat jam 8 pagi keesokan harinya, sarapan pun tiba. Diantarkan dua orang staff, terlihat porsi makanannya cukup besar untuk setiap menu. Oh ya, kami memesan soto dan nasi goreng. Ada tambahan juga roti dengan selai, teh hangat, air putih dan jus apel dingin. Yup, lengkap sekali menu sarapan kami pagi itu!

To my surprise, ternyata rasa makanannya juara! Asli nggak bohong. Rasa nasi gorengnya 10/10, dan sotonya 8,5/10. Beneran, SEENAK ITU.

Nggak nyangka sama sekali makanan hotel bisa lezat seperti itu. Karena menurut pengalaman, sarapan pagi di hotel biasanya hanya menyajikan makanan dengan rasa pas-pasan. Tapi di sini, kami bisa menikmati makanan dengan rasa menggugah selera, porsi yang besar sambil menikmati pemandangan Magelang pagi hari. Indahnya dunia 😀

Dengan segala plus-minusnya, Borobudur Hills adalah tempat yang cocok bagi para pelancong yang menginginkan ketenangan. Atau, bagi keluarga yang hanya ingin staycation sekalipun. Tempat ini sangat tepat untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang tercinta. Minusnya, tidak ada petugas keamanan membuat kami khususnya agak was-was di malam hari. Selain itu, dibutuhkan pos penjagaan di area sebelum masuk resort untuk memudahkan keluar masuknya kendaraan. Dan, memperluas area parkir juga bisa membuat area resort menjadi lebih nyaman.

Note: Baru tahu barusan baca artikel kalau pemilik Borobudur Hills adalah penyanyi Rio Febrian dengan temannya orang Italia.

Want to read more like this? Go check out [Review Airy Rooms] A Room with Budget, Why Not?

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer