Review Buku: A Midsummer's Equation

Manabu Yukawa, seorang detektif sekaligus ahli fisika. Karena keahliannya, ia pun dijuluki Detektif Galileo. Dalam A Midsummer’s Equation, Yukawa muncul di tengah konflik yang telah menghangat. Di mana seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia dengan luka menganga di kepalanya. Si pria tergeletak di antara bebatuan pinggir pantai. Pihak kepolisian menduga, kejadian ini semata hanya kecelakaan. Namun tidak dengan Yukawa, ia curiga kematian si pria terjadi karena disengaja. Diam-diam, ia menyelidiki apa yang tengah terjadi.

Seiring pengungkapan misteri-misteri kematian Tsukahara, si pria yang meninggal dengan luka menganga, kita dibawa ke belasan bahkan puluhan tahun sebelumnya. Rahasia-rahasia mulai terkuak, termasuk rahasia terpendam keluarga Kawahata, pemilik penginapan tempat Tsukahara menginap.

Saat satu per satu misteri terkuak, saya dibuat percaya bahwa tebakan saya benar tentang siapa pembunuh atau tentang apa yang terjadi sebenarnya. Namun Higashino ternyata pandai memainkan kartu trufnya. Saat misteri dikira semua sudah terbuka, dia menarik satu kejutan besar yang tidak terduga.

Sangat menyenangkan membaca A Midsummer’s Equation. Selain kita diajak ikut berpikir, kita juga diberi ilmu-ilmu baru tentang fisika sederhana yang dijelaskan Yukawa. Ceritanya pun bikin ketagihan, dengan cara bercerita yang mengalir, runut dan mudah dipahami. Dan dengan tokohnya yang cukup banyak, Keigo Higashino berhasil membuat A Midsummer’s Equation mudah diikuti.

A Midsummer’s Equation sebenarnya merupakan buku ketiga dalam ‘The Detective Galileo Novels’. Dan ini yang pertama saya baca. Saya suka gaya penulisan Higashino, tidak berbelit-belit namun tidak juga terlalu sederhana.  Takaran drama dalam buku ini juga tidak berlebihan, namun tetap bisa menyentuh. Hubungan pertemanan yang dibangun Yukawa dengan Kyohei, keponakan Shigehiro Kawahata, juga terasa tulus. Ini membuat perpaduan misteri dan drama racikan Keigo Higashino dalam A Midsummer’s Equation lebih berwarna.

Layak untuk dibaca.

“You may be an expert in environmental protection policy, but when it comes to science, you’re an amateur. How much do you actually know about undersea resource development? If you truly want to come up with solution that allows both, you’ll need to have the same amount of knowledge and experience with both. It’s arrogant to think that knowing only one is sufficient. Only by respecting the other side’s work and way of thinking can you open a path for compromise.”

Halaman 157

4,5/5

Ingin membaca artikel buku serupa? Klik [Review Buku] The Vegetarian by Han Kang.

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.