[Review Buku] Larry's Party, Carol Shields

Pertama kali baca karya Carol Shields yang berjudul Unless, bikin saya jatuh cinta sama keluasan cerita dan gaya penulisannya – yang terasa tanpa cela. Kemudian saya pun mulai memburu karya-karya Shields yang lain. Larry’s Party menjadi buku kedua dari Shields yang akhirnya saya baca. Tentu saja, saya punya ekspektasi tinggi terhadap buku ini.

Larry’s Party bercerita tentang seorang Larry Weller. Layaknya biografi, kisahnya mengikuti Larry dari usianya muda hingga paruh baya. Pertama kali ‘bertemu’ Larry berusia 26 tahun. Ia seorang florist dan baru menikah. Dan pernikahan pertamanya ini menjadi titik balik bagi kehidupan seorang Larry.

Larry untuk pertama kalinya pergi dari rumah. Ya, ia selama ini tinggal bersama orangtuanya. Pengalamannya honeymoon mengunjungi labirin dan tersesat di dalamnya pun kemudian membawa ia berpikir ulang tentang kariernya. Ia mulai tertarik dan membangun labirinnya sendiri di depan rumah. Sayang, labirin itu pula yang kemudian jadi petaka bagi rumah tangganya. Larry dianggap hanya mementingkan labirin itu, dan Dorrie – istrinya memanggil operator alat berat untuk mengeruk labirin tersebut.

Atas kejadian itu, Larry pergi dan memutuskan bercerai dari Dorrie. Di masa-masa ini, ia juga sudah menjadi seorang ayah. Larry kemudian berhenti menjadi seorang florist, dan memulai karier barunya sebagai seorang desainer labirin. Ia lalu menikah dengan istri keduanya, Beth, untuk kemudian bercerai kembali dan selanjutnya kembali ke Kanada, tepatnya di Toronto, dan dekat dengan Charlotte.

Dalam buku 300-an halaman ini, Shields seperti membuat dunia sendiri bagi Larry. Ia menciptakan karakter yang unik, Larry, laki-laki yang bisa dibilang biasa saja, dan cenderung ‘lemah’ karena terlalu menuruti orangtua; tinggal di rumah sampai dewasa hingga mengambil kuliah di bidang florist pun karena pilihan ibunya. Namun ternyata, Larry dengan segala ke-biasa-annya itu mampu menduduki puncak karier dengan segala dinamika kehidupannya.

Ini mungkin bukan karya terbaik Shields, tapi bagi saya, Larry’s Party cukup humble untuk bisa menjadi buku yang dekat dengan banyak orang. Tak se-flawless Unless memang, tapi gaya penulisan hingga cara penulis Kanada ini bercerita masih enak dibaca dan asik diikuti kisahnya.

3,5/5 ★

Ingin membaca review buku dari penulis Kanada lainnya? Klik [Review Buku] The Luminaries, Eleanor Catton.

1 thought on “[Review Buku] Larry’s Party, Carol Shields”

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.