review buku lusifer! lusifer!

Histeria beragama di Indonesia begitu terasa saat ini. Paling tidak, itu yang saya rasakan. Saya pun tidak ingin banyak menilai akan hal ini. Tapi jika boleh, saya ingin merekomendasikan buku berjudul Lusifer! Lusifer! karya Venerdi Handoyo. Karena buku ini cukup menggambarkan apa yang saya rasakan, dan mungkin banyak orang rasakan. Dan saya juga harus mengakui, buku ini sangat religius dan paling religius di antara buku-buku yang pernah saya baca.

Lusifer! Lusifer! menggambarkan kehidupan beragama, dalam hal ini Kristiani, yang dijalani oleh Markus Yonathan dan keluarga serta lingkungannya. Semua keluarga Markus adalah orang yang taat. Ayah ibu dan kakak Markus dahulu adalah orang yang ‘sesat’, namun kemudian kembali ke jalan yang benar dan bertaubat. Mereka bahkan memutuskan untuk mengabdikan hidup menjadi pelayan Tuhan sepenuhnya. Markus pun demikian, menjadi pelayan Tuhan dan ikut melaksanakan ajaran agama yang diyakini. Namun yang tidak diketahui orang, Markus diam-diam mengalami pergumulan batin tentang  keyakinan yang harusnya ia yakini dan apa yang sebenarnya ia amini.

Apa yang dialami Markus, saya yakin, dialami pula oleh banyak orang meskipun tidak lebih banyak dari mereka yang hanyut dalam histeria beragama. Agama apa pun, baik mayoritas maupun minoritas. Dan ini juga yang saya suka akan buku ini, pesan dan temanya tergolong berat. Namun disampaikan dengan ringan, dengan diksi sederhana dan tanpa bertele-tele. Buku ini tidak muluk-muluk dan tidak membuncah-buncah, tidak pula menawarkan narasi-narasi tentang kebenaran atau iman yang harus diyakini. Buku ini membuka mata, tanpa mencoba menggurui.

Selain itu, tema agama yang dianggap sensitif selama ini ternyata bisa dengan nyaman dibaca melalui Lusifer! Lusifer!. Last but not least, buku ini relatable sekali dengan kondisi beragama saat ini. Buku ini pun sangat layak untuk dibaca, oleh pembaca dengan latar belakang agama apa saja.

Ingin membaca review buku seperti ini? Klik [Review Buku] Semasa.

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.