Don’t Breathe

Don’t Breathe – Perhatian! Anda akan dibuat lupa bernafas saat menonton film Don’t Breathe.

Saya berperang batin saat menonton film ini. Saya mencoba menentukan siapa yang salah dan siapa yang benar. Si pencuri yang ketahuan mencuri, atau si pemilik rumah yang menginginkan si pencuri pergi dari rumahnya. Bagaimana menurut Anda?

Diawali dengan adegan seorang wanita diseret oleh seorang laki-laki paruh baya, Don’t Breathe membuat saya langsung merasa, ‘okay, ini bukan film saya’. Maksudnya, film ini bukan ber-genre film yang suka, tetapi saat film mulai berjalan semakin menarik. Film ini juga menampilkan alur cerita yang bisa dibilang unik.

Seperti pembuka yang sudah saya paparkan tadi, film ini seperti sedang mengetes hati nurani kita. Bayangkan saja, Anda dihadapkan dengan seorang pria tuna netra, paruh baya, hidup sebatang kara setelah sepeninggal sang putri akibat kecelakaan mobil. Kemudian, datang tiga orang perampok yang mengetahui si pria memiliki uang damai yang diberikan si keluarga pihak yang menabrak putrinya, dengan jumlah yang fantastis. Tapi satu hal yang tidak diduga ketiga pencuri ini, si pria lebih tangkas dari perkiraan mereka.

Dari sinematografi, film ini cukup bagus. Cukup minim dialog namun dari adegan sudah bisa membuat jantung berdegup kencang. Selama 88 menit saya dibuat berdebar-debar dan rasanya ingin buru-buru secepatnya film ini selesai. Di satu sisi, saya dibuat penasaran bagaimana akhir dari cerita film garapan Sutradara Fede Alvarez ini. Twist-nya tidak terlalu mudah untuk ditebak, bahkan hingga akhir cerita. Siapa benar dan siapa salah pun akhirnya menjadi kabur, dan Anda akhirnya dibuat berpikir sendiri menentukan hal tersebut.

Untuk akting pemainnya, terutama Stephen Lang si Pria Buta cukup memukau. Tentu bukan hal mudah menjadi pria yang tidak bisa melihat namun harus tangkas dalam bergerak, apalagi melawan orang-orang yang hendak merampok rumahnya. Tapi Lang berhasil membawakan tokoh tersebut.

Selain Lang, Don’t Breathe juga dibintangi Jane Levy, Dylan Minnette dan Daniel Zovatto.

(6/10)

Sinopsis

Tiga orang remaja yang bekerja sebagai perampok mengetahui seorang pria yang bertempat tinggal terpencil, memiliki harta melimpah. Uang yang ia miliki tak lain didapat dari uang damai si pelaku penabrak putrinya.  Mereka pun berusaha masuk ke rumah si pria yang ternyata juga seorang tuna netra, namun tanpa diduga si pria buta tidak selemah yang terlihat. Apa yang akan terjadi kepada si pria buta dan tiga remaja yang akan merampok rumahnya?

 

Want to read more like this? Check out Thelma.

1 comments On Don’t Breathe

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer