Menikah itu pilihan, tapi bahagia dalam pernikahan itu keharusan.

Pernikahan itu cita-cita setiap pasangan. Memiliki kehidupan rumah tangga harmonis dan langgeng hingga maut memisahkan, menjadi tujuan sebuah pernikahan. Namun, terkadang kita lupa proses untuk mencapai tujuan tadi. Sebagian pasangan justru terlena, dan tak sampai hingga meraih yang dicita-citakan dan pernikahan pun harus berakhir di tengah jalan.

Inilah yang dialami Alice dalam film Home Again karya sutradara Hallie Meyers-Shyer. Beberapa tahun membina rumah tangga, ternyata tidak mampu membuat hidupnya bahagia. Suami yang bekerja di industri showbizz, pulang dini hari bahkan jarang memperhatikan keluarga membuat Alice berpikir ulang tentang tujuannya berumah tangga.

Alice menyerah dan memutuskan untuk berpisah. Ia pun kembali ke Los Angeles, ke rumah peninggalan ayahnya yang merupakan sutradara ternama pada zamannya.

Memulai hidup “baru” tak semudah yang dibayangkan. Mencari pekerjaan di usia matang, dan harus bertahan dengan kedua putrinya. Alice sering menangis sendiri termasuk di hari ulang tahunnya.

Namun tak disangka, kegalauannya dalam kehidupan rumah tangga seolah sirna dengan kedatangan tiga orang pria muda di rumahnya. Mereka adalah Harry, Teddy dan George yang memiliki ketertarikan dalam dunia perfilman (seperti halnya ayah Alice). Di sini, ketiganya seolah memiliki chemistry dan membawa mereka menjadi dekat. Dan yang lebih mewarna, Harry – salah satu pria muda tersebut – jatuh hati kepada Alice, dan begitu pula sebaliknya.

Di film ini, saya sangat suka akting Reese Witherspoon-nya yang berperan sebagai Alice. Natural dan benar-benar bisa menonjolkan sisi keibuan sekaligus perempuan tangguh. Dipadu dengan alur ceritanya yang ringan dan sedikit sentuhan komedi, namun tanpa menghilangkan pesan moralnya film ini menjadi benar-benar menarik.

3.5/5
Want to read more like this? Check out this Lady Bird.

1 thought on “[Review Film] Home Again”

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.