Pacific Rim Uprising

Pasific Rim, meneruskan kisah peperangan antara manusia dan mahluk-mahluk alien yang berasal dari celah Pasifik. Setelah kematian Stacker Pentecost dan celah Pasifik tertutup, para alien dianggap tidak akan muncul kembali. Tetapi kenyataan berkata sebaliknya, para alien – kaiju, muncul dan kembali mengusik kehidupan manusia. Ini, kelanjutan kisah para ranger dan jaeger-nya, hadir dalam Pasific Rim Uprising.

Sejak nonton Pasific Rim sequel pertama, sebenarnya saya sudah merasa ini taste-nya mirip Transformer. Tapi beruntung, jalan ceritanya berbeda dan makin ke sini arahnya makin dibuat jauh berbeda. Dan, menurut saya itu bagus karena punya cita khas-nya tersendiri. Selain itu, aktor-aktor muda yang bisa dibilang generasi kedua dalam perpilotan jaeger ini menjadi penyegar tersendiri buat Pasific Rim sequel lanjutannya ini.

Secara keseluruhan, buat saya Pasific Rim ini so-so lah. Kenapa? Karena ceritanya biasa-biasa saja, jalan ceritanya flat dan tidak menawarkan sesuatu yang wah. Nanggung sih, karena saya pikir sebenarnya film ini bisa melebihi Transformer atau  film sejenis lainnya. Apalagi dengan dia berani membuat sequel kedua, itu artinya dia pede dan yakin punya pasarnya tersendiri.

Plus, bisa nggak ya para jaeger-nya dibikin lebih keren?

(3.5/5)

Sinopsis

Setelah kematian Stacker Pantecost, si pilot Gipsy Avenger, celah Pasific tertutup. Amannya dunia ternyata hanya sementara, ancaman muncul dan celah tersebut terbuka kembali. Dunia terancam, sementara para pilot jaeger generasi terbaru belum siap menghadapi ancaman di dunia nyata. Lalu, bagaiman nasib dunia?

 

Want to read more like this? Go check out Black Panther.

 

2 comments On Pacific Rim Uprising

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer