Waktu

Saat datang
Aku tahu
Semua hilang
Tubuhku
Tak berbayang
jiwaku
melayang
senyumku lenyap
semua, senyap
hampa
merana
terkurung, aku
menunggu kefanaan
berujung, lalu
berharap terang menyapa
kutemukan
derita
menyiksa
serta air mata
bahagia
dari dunia
tak bersisa
dan tak bermakna
keputusasaan
aku rasakan dinding keabadian
aku tak menyentuh kenyataan
terjerembap dalam kekosongan
bertaruh duka
mungkin aku tak bermakna
berkeluh nestapa
bahkan aku tak dapat merasa

Your Thoughts?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.